Beritabanten.com – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bertekad perangi narkoba secara total.

Ini terbukti dengan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN-PN) bagian dari Program Lingkungan Masyarakat Bersinar (Bersih Narkoba) di Gedung Pekerjaan Umum lantai 2 Ruang Parakan, kemarin.

Sosialisasi diikuti 50 peserta dari lintas agama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang. Lintas agama FKUB dinilai bisa meneruskan inti dari sosialisasi tersebut yaitu P4GN-PN.

Ketua BNK Kabupaten Tangerang, Dedy Sutardi mengatakan, perlu keterpaduan antar lembaga masyarakat dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba sekaligus menyambut baik para tokoh agama melakukan dakwah mengenai bahaya narkoba di tempat-tempat ibadah.

“Saya yakin bahwa para tokoh agama terus melakukan sosialisasi di tempat ibadah, bahwa bahaya narkoba itu luar biasa,” ucapnya.

Dia mengingatkan, peredaran barang terlarang ini banyak digeluti dan dijadikan lahan bisnis karena keuntungan yang menggiurkan dengan kemudahan teknologi.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama, kalau ini kita tidak lakukan dengan serius ke depan masyarakat khususnya generasi penerus akan hancur,” ungkap dia.

“Karena itu, saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba,” dia tambahkan.

Dia menyampaikan, narkoba merupakan musuh bersama termasuk peran FKUB sebagai lembaga strategis ikut mengedukasi masyarakat terkait bahaya mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba.

“Saya berharap perwakilan dari FKUB ini bisa melanjutkan informasi yang didapat hari ini kemudian diinformasikan kepada jamaahnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Tangerang KH Maski berharap semua pihak khususnya FKUB di Kabupaten Tangerang agar terus mensosialisasikan bahaya narkoba.

“Mudah-mudahan lewat sosialisasi ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa berkurang atau bahkan bisa hilang, oleh karena semua instansi Pemerintah, maupun organisasi kemasyarakatan harus diajak ikut serta memberantas,” katanya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com