Beritabanten.com – Pemenang sayembara desain Batik Tangsel 2023 akhirnya diumumkan. Dari tujuh finalis yang sebelumnya memaparkan hasil karyanya, dewan juri memutuskan memilih tiga terbaik.
Hasilnya, finalis bernama Septi Rahmawati berhasil memenangkan sayembara ini. Karya Septi yakni ‘Batik Triasih Nawasena’. Melengkapi tiga terbaik yakni Agung Sulistyo (Batik Surya Kencana) dan Fran Kenny (Batik Pesona Tangsel) berada di posisi tiga.
Diketahui, sayembara desain Batik Tangsel adalah upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Dekranasda Tangsel untuk membuka ruang partisipasi kepada para desainer, fashion, dan pengrajin batik dalam ikut serta mendesain batik.
Serta sebagai bentuk keberpihakan Pemerintah kota terhadap pemajuan ekonomi kreatif dan kebudayaan.
Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku terpukau dengan hasil karya tujuh finalis sayembara desain batik Tangsel, saat pemaparan hasil karya para finalis di Command Center, Puspemkot Tangsel, kemarin.
Saking terpukaunya, Benyamin Davnie mengaku sulit menentukan siapa yang berhak menjadi pemenang.
“Para finalis sayembara desain batik, saya sampaikan terima kasih. Sudah secara konsisten mengikuti berbagai tahapan. Hingga akhirnya tiba di titik ini,” ucapnya.

Ia menuturkan, bahwa potensi industri kreatif di Tangerang Selatan sangatlah besar. Hal itu disebabkan berbagi faktor, mulai demografi hingga daya beli masyarakatnya yang tinggi.
“Dari tiga ekonomi kreatif yang tertinggi, salah satunya adalah fashion. Ini juga tidak kalah menterengnya, pertumbuhan industri kreatif fashion di Tangerang Selatan,” ujarnya.

Apalagi kata Benyamin, momen ini bertepatan dengan hari batik nasional. Sehingga kesempatan inilah yang harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan karya terbaik khususnya batik yang berciri khas Tangerang Selatan.
“Kami harus punya identitas, dari sisi Tangerang Selatan ya kota baru. Gimana caranya, momentum ini kita berkolaborasi dengan Dekranasda, para budayawan, ingin mencoba menggali potensi yang ada di Tangerang Selatan, terutama di bidang fashion,” ungkapnya.
Oleh karenanya, ia berharap sayembara desain batik Tangsel bisa menjadi momentum dalam menemukan ciri khas batik Tangsel.
“Tetapi mesti diingat, ini tidak berhenti disini. Karena tiap tahun harus digelar, karena desain itu akan terus tumbuh lewat kreativitas,” katanya. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan