Beritabanten.com – Menjelang Pilkades serentak pada 24 September 2023 mendatang. Sebanyak 10 calon kepala desa (Cakades) se-Kecamatan Sukadiri melakukan deklarasi damai di Aula Kantor Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Deklarasi Damai di Kecamatan Sukadiri meliputi Desa Pekayon, Desa Gintung dan Desa Kosambi, dalam rangka mewujudkan situasi kondisi yang aman, damai, sehat, dan kondusif, Jum’at (8/9/2023).
“Kita sudah melaksanakan deklarasi damai untuk Pilkades 2023 ini yang meliputi 3 Desa yaitu Pekayon Gintung dan Kosambi di kecamatan Sukadiri,” kata Camat Sukadiri Ahmad Hapid.
Ahmad Hapid berharap dengan deklarasi perdamaian ini berjalan lancar aman dan kondusif dan akan melahirkan kepala desa yang betul-betul memang pilihan masyarakat dan punya visi misi yang jelas untuk membangun desanya.
“Diharapkan nanti kepala desa yang memang betul-betul punya inovasi untuk membangun desanya, tidak hanya tergantung ke dana desa saja itu harapan kami,” terangnya.
Lebih lanjut, Ahmad Hapid menjelaskan, untuk persiapan tahapan selanjutnya setelah deklarasi damai ini tinggal menunggu kampanye selama tiga hari dan itu akan bergiliran di tiap calon nanti di desanya masing-masing.
“Insya Allah itu juga nanti akan di monitor terus baik dari kami maupun dari Polsek Mauk dan Koramil 09/Mauk juga untuk mengawasi jalannya kampanye tersebut supaya tidak ada apa,” jelasnya.
Teknik pelaksanaan kampanye, masih kata Ahmad Hapid, diperkenankan kampanye terbuka tetapi tidak lagi dengan iring- iringan. Kampanye terbuka juga dengan santun dan beretika, tentunya di ruang- ruang terbuka yang sudah disiapkan.
“Nanti kalau ada di ruang terbuka di lapangan mangga kampanye silahkan di situ. Tentunya, ini bisa berjalan lancar tidak hanya disampaikan di deklarasi saja tapi memang betul-betul ini bisa dilaksanakan komitmen ini oleh seluruh calon siap menang siap kalah jangan siap menang aja,” tukasnya .
Ditempat yang sama, Kapolsek Mauk AKP Kadratullah menegaskan bahwa tiap-tiap calon bisa menerapkan dan menaati apa yang sudah dideklarasikan.
“Saya harap jangan hanya disini, tapi pada pelaksananya para calon menaati apa yang sudah dideklarasikan. Dan saya juga mengharapkan kepada tokmas, tokoh pemuda dan semua stekholder untuk sama-sama menjaga Pilkades yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Terkait CCTV Kapolsek Mauk menjelaskan, tujuan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak ada kepentingan apapun, hanya untuk antisipasi apabila terjadi permasalahan perselisihan pada saat pemilihan atau pada saat pemungutan suara.
“CCTV ini bisa membantu kami tentunya untuk mengawasi jalannya pelaksanaan pemungutan suara di TPS tersebut. Selain itu, tujuannya biar jelas ada bukti otentik, terbaca, terdata dan semua juga bisa biar arahnya transparan setiap semua kegiatan yang ada dilokasi pilkades,” jelasnya.
“Kami himbau untuk para balon, sebagai kontestan pemilihan Kepala pada pada prinsipnya siap menang dan siap kalah gitu itu aja, jadi harus menaati aturan yang ada di negara ini,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu Ketua Panitia Pilkades Desa Pekayon H. Ibrahim mengatakan, teknis pelaksanaan kampanye nanti akan diisi dengan hal-hal yang sifatnya positif.
H. Ibrahim berharap pesta demokrasi ini dapat berjalan lancar dan kondusif sesuai dengan apa yang diharapkan. Siapapun yang terpilih menjadi kepala Desa Pekayon nantinya dapat menjadi pemimpin yang bertanggungjawab.
“Ya doanya semuanya, mudah-mudahan berjalan kondusif dan pada akhirnya terpilih pemimpin yang bertanggungjawab terhadap desanya,” pungkasnya.(Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan