Beritabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempercepat realisasi belanja daerah sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap potensi tekanan global yang dapat memicu kenaikan harga energi dan bahan pangan.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa percepatan belanja pemerintah menjadi kunci untuk menjaga perputaran ekonomi tetap stabil. Ia memastikan seluruh anggaran digunakan secara tepat sasaran agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Kami dorong belanja pemerintah dilakukan lebih cepat dan efektif agar inflasi pasca-Lebaran bisa ditekan,” ujar Benyamin.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga telah menjalankan berbagai program intervensi sejak awal Ramadan 2026.
Upaya tersebut antara lain melalui penyelenggaraan bazar murah di tujuh kecamatan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui masjid.
Di sisi lain, pemerintah daerah turut mewaspadai dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi mengganggu distribusi energi dan barang. Kondisi ini dinilai dapat berdampak langsung pada kenaikan harga di tingkat daerah.
“Kami terus memantau perkembangan global dan menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat tetap terlindungi,” tambahnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Tangsel berharap kondisi ekonomi daerah tetap terjaga, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tidak terganggu di tengah ketidakpastian global. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan