Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang perkuat kerukunan di masyarakat dengan program jumat keliling dan bantuan dana ke masjid. Masjid dipandang memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan umat Islam.

Masjid adalah tempat ibadah, masjid serta pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan budaya. Karena itu, Pemerintah dapat bersilaturahmi dan memperkuat peran masjid dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan perkuat kerukunan.

Kali ini Pemkab Tangerang memilih tempat jumat keliling di Masjid Jami Hidayatul Muslimin, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis. Adapun bantuan yang diberikan sebesar Rp20 juta.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Tangerang diwakili oleh Camat Pasar Kemis Nurhanudin menyampaikan rasa syukur dan bahagia dapat hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menunaikan ibadah salat Jumat berjamaah.

Pihaknya juga bersilaturahmi dengan seluruh jamaah untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan sebagai umat Islam di Kabupaten Tangerang.

“Dengan peran Pemerintah sebagai stimulus, kita semua harus bersyukur atas bantuan yang telah diberikan dengan sehingga bisa memakmurkan masjid,” katanya, Jumat (19/7/2024).

“Masyarakat Pangondokan ini dapat mengajak anak-anaknya untuk datang ke masjid serta menghadiri berbagai sarana pengajian dan majelis hingga kegiatan- kegiatan yang sifatnya positif,” sambungnya.

Nurhanudin mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik dari segi spiritual maupun material.

Selain itu, Pemkab Tangerang dikatakan akan berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan, yang tidak hanya mempererat hubungan antar warga, tetapi juga memperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.

“Saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk selalu menjaga kerukunan dan kedamaian. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati, dan menjauhi segala bentuk perpecahan,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat bisa terus bersyukur atas apa yang sudah diberikan Pemerintah Daerah yang telah memberikan perhatian lebih kepada mesjid, pesantren, guru ngaji serta marbot.

“Saya berharap seluruh masyarakat bisa tetap menjaga kohesivitas wilayah karena Pasar Kemis yang dihuni oleh beragam suku, ras dan agama. Kita harus selalu menjaga toleransi sehingga Kecamatan Pasar Kemis tetap aman,” pintanya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com