Beritabante.com – Kampanye perdana Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany berlangsung di Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten pada Rabu 25 September 2024.
Mantan Wali Kota Tangsel dua periode itu mengutarakan program jaminan kesehatan gratis seperti yang pernah dilakukan di Tangsel.
Airin kali berhasil mengunjungi lima titik lokasi kampanye dengan sambutan kerinduan pada dirinya yang pernah pimpin Tangsel selama sepuluh tahun itu.
“Alhamdulillah, saya masih sangat disambut oleh masyarakat, meski sudah purna dari jabatan Wali Kota Tangsel,” kata Airin kepada wartawan usai berkampanye di Ciputat Timur, Rabu (25/8/2024).
Warga antusias ketika Airin bercerita tentang harus bekerja di kantor kecamatan yang belum refresentatif mengingat Tangsel daerah otonom baru yang terpisah dari Kabupaten Tangerang.
“Ada banyak teman-teman wali kota yang membuat taman kota. Tapi saya tunda dulu di awal, fokus ke prioritas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Karena tidak faktor ini yang akan mengungkit kesehatan dan kesejahteraan masyarakat ,” ujarnya.
Airin lalu sampaikan penekanan salah satu program yang menjadi prioritas saat menjadi wali kota yakni pelayanan kesehatan gratis hanya dengan kartu tanda penduduk (KTP) di rumah sakit umum milik Pemkot Tangsel.
Kata Airin, seiring program jaminan kesehatan nasional (JKN), program ini kemudian diintegrasikan ke dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.
Program tersebut, tambah dia, kemudian mendapatkan apresiasi dari BPJS Kesehatan pada 2018 yang mana Tangsel dinyatakan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).
“Dengan UHC, nanti masyarakat luas akan mendapat fasilitas kesehatan gratis bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Airin mengatakan, ke depan target daerah tidak hanya mencapai UHC, tetapi memastikan warga yang tidak mampu secara ekonomi mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.
“Maka ke depan, kami program dan targetkan jaminan kesehatan gratis seperti yang pernah saya lakukan di Kota Tangsel,” tandasnya.
Airin juga menyampaikan program yang diberi nama ‘Bahagia’, akronim dari ‘Banten Sehat Raga, Kuat Jiwa’. Program ini digagas berdasarkan hasil kunjungannya ke delapan kabupaten/kota di Banten.
“Kita harus mendekatkan akses pelayanan kesehatan. Diperlukan fasilitasi kegiatan telemedicine di seluruh fasilitas kesehatan,” tuturnya.
Dari sisi preventif dan promotif, Airin merencanakan Posyandu Ceria. “Kita harus perkuat layanan penyuluhan gizi, kesehatan lingkungan, dan pola hidup sehat dan bersih atau PHBS,” ujarnya.
Untuk menekan angka stunting dan kematian ibu/bayi, Airin merencanakan bantuan pangan tambahan kepada ibu hamil dan anak-anak. Airin mendukung peningkatan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), pelayanan kesehatan jiwa dan rehabilitasi untuk pasien narkotika, serta mendorong pembangunan rumah sakit khusus penanggulangan bencana.
“Kita juga perlu mendukung pengembangan Health Tourism di wilayah Banten, melalui peningkatan kualitas rumah sakit sesuai dengan keunggulan masing-masing. Kita perlu meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait. Sinergi dengan pihak swasta. Visi kami Banten Maju Bersama,” ujarnya.
Evi Budiarti, tuan rumah silaturahmi Airin di Ciputat Timur mengaku rindunya terobati setelah bertemu Airin. “Kami yakin, kemajuan di Kota Tangsel, akan dirasakan juga oleh masyarakat Banten secara umum ketika beliau menjadi gubernur,” katanya.(red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan