Beritabanten.com – Antusiasme warga tetap tinggi dalam menghadiri Festival Bandeng Rawa Belong yang digelar untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2025 meski cuaca mendung menyelimuti kawasan Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Selatan.
Festival ini sekaligus menandai perayaan pertama yang mengusung tradisi penjualan ikan bandeng secara meriah di kawasan tersebut.
Para pengunjung tampak semangat berkeliling mencari jajanan dan ikan bandeng yang menjadi ikon utama dalam perayaan ini.
Menurut Bayu, seorang pedagang ikan bandeng, meskipun tradisi jual beli ikan bandeng di kawasan Rawa Belong sudah berlangsung bertahun-tahun, festival ini merupakan momen perdana yang diselenggarakan secara resmi.
“Baru kali ini ada festival. Selain merayakan Imlek, ini juga bagian dari menyambut Gubernur baru. Tapi kalau tradisi jual beli ikan bandeng sendiri sudah lama ada di sini,” ujar Bayu.
Hanung, salah seorang pengunjung festival menyatakan bahwa pelaksanaan perdana ini berhasil menarik banyak perhatian warga. Namun, kepadatan pengunjung menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi acara.
“Dari pagi jalanannya sudah macet, apalagi pas hujan,” katanya.
Ikan bandeng sendiri memiliki makna khusus dalam tradisi Tionghoa. Dalam bahasa Mandarin, ikan bandeng disebut Liyú (鲤鱼), yang berarti “berkah” atau “hadiah.” Oleh karena itu, ikan ini sering dijadikan hidangan wajib dalam perayaan Imlek karena dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki berlimpah.
Festival Bandeng Rawa Belong ini diharapkan dapat menjadi tradisi baru yang memperkuat budaya lokal sekaligus memeriahkan perayaan Imlek di tahun-tahun mendatang. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan