Berdasarkan peringatan dini BNPB tertanggal 5 Oktober 2026, pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari pemantauan wilayah rawan kekeringan, penyebaran informasi peringatan dini, hingga antisipasi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan air bersih dan menghindari pemborosan.
Meski cuaca diprakirakan cerah hingga berawan dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan tersebut. Status awas kekeringan bukan berarti seluruh wilayah Kota Tangerang telah mengalami kekeringan, tetapi langkah antisipasi tetap perlu dilakukan sejak dini.
Suhu tertinggi diprakirakan terjadi pada Minggu, 18 Oktober 2026, dengan suhu maksimum mencapai 35 derajat Celsius.
BPBD Kota Tangerang juga mengingatkan warga untuk terus memantau informasi cuaca resmi serta menjaga ketersediaan air bersih di lingkungan masing-masing.
Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 atau nomor piket BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144 yang beroperasi selama 24 jam.
Warga diimbau tetap waspada, menghemat penggunaan air, dan melakukan langkah antisipasi sejak dini untuk mengurangi potensi dampak kekeringan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan