Beritabanten.com – Anak-anak dari Mushola Nurul Badri, RT 002 RW 009, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar pawai obor untuk memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pawai dilaksanakan pada Selasa malam, 16 Juni 2026, dengan menempuh rute melingkar melalui Jalan TPU Parakan dan Jalan Arjuna sejauh kurang lebih 3 kilometer. Rute tersebut dipilih dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan keamanan peserta selama kegiatan berlangsung.
Pantauan di lokasi, anak-anak tampak antusias mempersiapkan diri dengan berbagai atribut dan busana muslim bernuansa putih. Mereka berkumpul di depan Mushola Nurul Badri sebagai titik awal keberangkatan di bawah komando pengurus mushola, Ustad Rohadi.
“Anak-anak silakan pegang alat masing-masing dengan tertib ya. Yang di depan agar tetap dalam barisan dengan menjaga jarak aman,” serunya penuh semangat saat memberikan arahan kepada peserta.
Ustad Rohadi kemudian memberikan aba-aba yang disambut sorak semangat dari para peserta. Beberapa anak bahkan meneriakkan yel-yel yang menambah kemeriahan suasana. Mereka yang berada di barisan terdepan tampak melambaikan tangan sebagai tanda kesiapan memulai pawai.
“Ayo tetap semangat dengan mengikuti komando dari petugas di depan. Kita menempuh jalur melingkar di Kampung Parakan agar tetap aman dan nyaman bagi kita maupun warga yang dilalui,” ujarnya.
Setelah pengarahan selesai, petugas menyalakan obor sebagai tanda dimulainya kegiatan. Nyala api dari obor bambu tampak terang membelah malam yang cerah, menciptakan suasana khas peringatan Tahun Baru Islam yang penuh khidmat sekaligus meriah.
“Hayo siap berjalan. Kita keliling kampung dengan tetap menjaga ketertiban dan memberikan yang terbaik dalam memeriahkan Tahun Baru Hijriah 1448 ini,” pinta petugas yang langsung disambut antusias oleh anak-anak.
Rombongan yang dipimpin para pembawa obor di barisan depan kemudian bergerak perlahan sambil melantunkan lagu-lagu islami. Suasana berlangsung tertib dan penuh kegembiraan. Sejumlah orang tua turut mendampingi, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua untuk mengawasi anak-anak mereka.
Kegiatan pawai obor ini tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga di lingkungan sekitar. Momen pergantian tahun hijriah dimanfaatkan sebagai ajang menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tradisi Islam kepada generasi muda sejak dini.
Sepanjang perjalanan, peserta pawai tetap menjaga ketertiban sesuai arahan panitia. Kehadiran petugas di beberapa titik rute juga membantu memastikan arus peserta berjalan lancar serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Dengan pengawalan yang baik, kegiatan berlangsung aman hingga rombongan kembali ke titik awal.
Warga yang menyaksikan pawai tampak memberikan dukungan dan apresiasi. Banyak di antara mereka yang keluar rumah untuk melihat iring-iringan peserta, mengabadikan momen dengan telepon genggam, serta memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Rombongan juga mendapat sambutan hangat dari warga yang berada di depan rumah masing-masing. Lambaian tangan dan sapaan ramah menambah semangat para peserta. Suasana malam yang cerah menjadi pelengkap kemeriahan pawai obor yang berlangsung penuh kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan