Beritabanten.com – Seorang warga Pamulang, Tangerang Selatan, bernama Yonih (62), meninggal dunia setelah diduga kelelahan saat mengantre untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg bersubsidi.

Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, mengonfirmasi kabar tersebut.

Menurut Saeful, Yonih berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk membeli gas di sebuah toko yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.

Setelah memperoleh gas, Yonih membawa dua tabung dan mulai perjalanan pulang. Namun, dalam perjalanan, ia sempat beristirahat di depan toko laundry karena kelelahan dan tampak pucat.

Warga yang mengenalnya segera menghubungi keluarganya untuk menjemputnya. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, Yonih mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di fasilitas medis.

Diketahui bahwa ia memiliki riwayat hipertensi dan sehari-hari membuka warung makan.

Saeful menambahkan bahwa antrean untuk mendapatkan gas bersubsidi sejak pagi hari terjadi di berbagai wilayah, bahkan beberapa warga mencari hingga ke daerah Sari Mulya di Kecamatan Setu.

“Banyak warga yang mengantar anak sekolah sambil membawa tabung gas,” ungkapnya. Yonih telah dimakamkan oleh pihak keluarga. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com