Beritabanten.com – Masa-masa di usia 20-an adalah periode penuh tantangan. Di usia ini, kita mulai memasuki dunia dewasa dengan segala kompleksitasnya, mulai dari karier, hubungan, keuangan, hingga menemukan jati diri.

Untuk menghadapi segala tantangan tersebut, salah satu cara yang dapat membantu adalah dengan membaca. Buku tidak hanya bisa menjadi teman setia yang menawarkan hiburan, tapi juga wawasan dan pelajaran hidup yang berguna.

Bagi kamu yang sedang mencari bacaan yang bisa menemani perjalanan hidup di usia 20-an, berikut adalah 6 buku yang wajib kamu baca, seperti yang dilansir dari Woke Waves.

1. Educated – Tara Westover

Buku ini menceritakan kisah nyata Tara yang tumbuh dalam keluarga konservatif dan terisolasi dari dunia luar. Meskipun tanpa pendidikan formal, Tara memutuskan untuk belajar sendiri dan akhirnya berhasil masuk universitas. Educated akan membuka mata kamu tentang betapa berharganya pendidikan dan kebebasan berpikir, serta mengajarkan bahwa proses menemukan diri sering kali dimulai dengan keberanian untuk meragukan apa yang kita percayai selama ini.

2. Normal People – Sally Rooney

Normal People karya Sally Rooney adalah sebuah novel yang mengisahkan hubungan kompleks antara Connell dan Marianne, dua remaja dengan latar belakang berbeda yang saling terhubung dengan cara yang unik. Buku ini menggambarkan perasaan-perasaan rumit di usia 20-an, mulai dari cinta, persahabatan, hingga pencarian tempat dalam dunia yang terasa asing. Normal People bukan hanya soal cinta, tapi juga tentang bagaimana kita berhubungan dengan orang lain dan diri kita sendiri.

3. How to Do Nothing: Resisting the Attention Economy – Jenny Odell

Dalam buku How to Do Nothing: Resisting the Attention Economy, Jenny Odell mengajak kita untuk merenung tentang bagaimana kesibukan tanpa henti dan gangguan digital bisa membuat kita kehilangan arah hidup. Buku ini bukan tentang tidak melakukan apa-apa secara harfiah, tetapi tentang mencari makna dalam aktivitas yang tidak selalu mengarah pada produktivitas. Bagi kamu yang merasa terjebak dalam dunia digital, buku ini akan membantu mengingatkan pentingnya waktu untuk diri sendiri dan berpikir lebih dalam.

4. Big Magic: Creative Living Beyond Fear – Elizabeth Gilbert

Big Magic karya Elizabeth Gilbert adalah bacaan yang pas bagi kamu yang ingin menjalani hidup lebih kreatif. Buku ini mengajak pembaca untuk mengeksplorasi dan merayakan sisi kreatif dalam diri, serta mengajarkan cara menghadapi rasa takut dan keraguan dalam berkarya. Big Magic sangat cocok untuk kamu yang ingin mengejar passion atau hobi, tetapi sering merasa ragu atau takut gagal.

5. Bad Feminist – Roxane Gay

Bad Feminist karya Roxane Gay menawarkan pandangan jujur dan reflektif tentang bagaimana menjadi seorang feminis di dunia penuh kontradiksi. Buku ini membahas topik-topik seperti budaya pop, seksualitas, dan hak-hak perempuan dengan cara yang humoris, namun tetap dalam. Bad Feminist mengajarkan bahwa menjadi feminis bukan soal kesempurnaan, melainkan tentang berjuang untuk kesetaraan sambil tetap menerima kelemahan dalam diri.

6. Eleanor Oliphant Is Completely Fine – Gail Honeyman

Terakhir, ada Eleanor Oliphant Is Completely Fine karya Gail Honeyman. Novel ini bercerita tentang Eleanor, seorang perempuan yang tampak aneh di mata orang lain meskipun hidupnya tampak normal. Seiring berjalannya cerita, Eleanor belajar untuk menerima cinta dan hubungan sosial yang lebih sehat. Buku ini penuh humor namun juga emosional, mengangkat tema kesepian, penerimaan diri, dan pentingnya hubungan dengan orang lain.

Buku-buku di atas bisa menjadi teman yang berharga dalam perjalananmu menghadapi tantangan dan mencari makna di usia 20-an. Selamat membaca. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com