Beritabanten.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memainkan peran strategis dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah menjangkau seluruh pelosok Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa sosialisasi yang masif dan inklusif menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Sosialisasi yang efektif adalah fondasi keberhasilan setiap program pemerintah. Kami di Komdigi berkomitmen memastikan informasi tentang Program MBG tersebar hingga ke daerah terpencil agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam peluncuran program MBG di SD Negeri 5 Cilangkap, Depok, kemarin.
Menkomdigi menyatakan, program MBG merupakan rencana besar Presiden Prabowo Subianto demi menyiapkan generasi Indonesia emas 2045.
Pelaksanaan rencana yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Prabowo-Gibran ini diluncurkan di 190 titik layanan yang tersebar di 26 provinsi, dengan target perluasan hingga 937 titik layanan pada akhir Januari 2025.
Komdigi bertugas menyampaikan informasi secara luas, menggunakan berbagai kanal komunikasi seperti media nasional, media sosial, dan forum masyarakat.
“Kami memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat dan tata cara akses program ini. Sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam mendukung dan memantau pelaksanaan program,” jelas Meutya Hafid.
Selain itu, Kemkomdigi mengintegrasikan pendekatan digital dalam mendukung pelaksanaan MBG. Aplikasi berbasis teknologi dikembangkan untuk mempermudah pelaporan distribusi, memastikan transparansi, dan memantau efektivitas program.
“Dengan memanfaatkan teknologi, kami dapat memonitor distribusi program secara real-time. Hal ini memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga sesuai target,” tambahnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan