Beritabanten.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuat pernyataan mengejutkan terkait wacana penempatan Polri di bawah kendali kementerian, termasuk isu pembentukan Kementerian Kepolisian.
Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, ia mengaku pernah ditawari posisi Menteri Kepolisian jika skema itu dijalankan, namun dengan tegas menolak.
“Lebih baik saya jadi petani daripada Polri diutak-atik!” tegas Listyo, di hadapan legislator Senayan, di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, kemarin.
Menurutnya, menempatkan Polri di bawah kementerian justru akan melemahkan institusi kepolisian, negara, dan posisi presiden sendiri.
Ia menegaskan, Polri harus tetap langsung di bawah Presiden agar independensi dan kemampuan menjaga keamanan nasional tidak terintervensi kepentingan politik sektoral.
Kapolri bahkan menyatakan kesediaannya dicopot dari jabatan tertinggi daripada melihat struktur Polri diubah secara drastis.
Pernyataan keras ini viral di media sosial, mendapat dukungan netizen yang mengapresiasi ketegasannya, sekaligus memicu pertanyaan soal urgensi reformasi kepolisian di masa depan.
Listyo menekankan bahwa Polri adalah salah satu pilar stabilitas negara yang tidak boleh dijadikan eksperimen politik atau struktural. Independensi dan profesionalisme kepolisian harus dijaga demi keamanan rakyat dan ketertiban nasional. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan