Beritabanten.com – Pelaksanaan Musabaqoh Tolawatil Quran (MTQ) ke-16 Kota Tangsel 2025 menjadi meriah dengan festival seni Islam. Ini menjadi trobosan baru untuk membuat MTQ lebih dikenal oleh masyarakat.

Hari ini Minggu 3 Agustus 2025 menjadi memoentum baru dalam trobosan memeriahkan MTQ di Tangsel dengen pembukaan Festival Seni Islam.

Giat tersebut mengambil tempat di Kecamatan Setu yang menghadirkan beragam seni Islam yang ada di Kota Tangsel terutama seni rebana. Terpantau media, pembukaan berlangsung meriah sebagai tanda mulainya rasa cinta masyarakat atas seni Islam di Tangsel.

Para pemgurus MTQ Kota Tamgsel dan peserta berkesempatan memukul rebana sebagai tanda pemukaan.

Sebelumnya diberitakan, Kota Tangerang Selatan atau Tangsel menunaikan kewajiban dalam memperkuat karakter warga dengan bersumbur pada Al-Qur’an yang salah satunya menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat Kota Tangsel.

Hajatan yang melibatkan ratusan hamalatul Quran atau pengamal nilia Al-Quran tersebut akan menempati Kecamatan Setu pada 3 hingga 6 Agustus 2025.

Tema MTQ ke-16 Kota Tangsel sangat relevan dengan pondasi tata kelola pemerintahan yang bersumber pada gugusan nilai Cerdas, Modern dan Religius yang sering disingkat dari Cimor itu.

Itu diredaksikan dengan kalimat “Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup: Membentuk Masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas, Modern dan Religius.”

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama jajaran dengan Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ KH Muhammad Sobron Zayyan bersama jajaran pengurus LPTQ Kota Tangsel.

Terpantau media, Benyamin Davnie menjalankan proses audiensi dengan KH Muhammad Sobron Zayyan penuh suasana kekeluargaan, bahkan pada momen tertentu mendiskusikan proyeksi kafilah Kota Tangsel di helatan selanjutnya yakni MTQ Provinsi, MTQ Nasional dan STQ Nasional.

Pada sesi penutupan juga, Benyamin diikuti oleh peserta audiensi melakukan prosesi doa secara khidmat untuk kelancaran dan kesuksesan tahapan MTQ ke-16 Kota Tangsel tersebut.

Semuanya larut dalam suasana keinginan kuat untuk membumikan nilia Al-Quran dalam tata kelola pembangunan karakter yang dilakukan oleh Pemerintah Kota atau Pemkot Tangsel di masa mendatang. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com