Beritqbanten.com – Banjir rob yang terjadi di wilayah pesisir Kosambi Barat telah menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) dari tiga rukun warga (RW) terdampak.
Permukiman di bibir pantai terendam air yang sulit surut karena adanya tanggul atau pembangunan proyek PIK 2.
Rosita, Ketua Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa banjir rob tersebut mulai terjadi pada Jumat, 13 Desember 2024 dan hingga 14 Desember 2024 masih merendam tiga RW dan 10 RT dengan ketinggian air mencapai 30-60 sentimeter.
“Tidak ada tempat pengungsian, jadi mayoritas warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing. Semoga pemerintah segera membantu para korban dan memberikan solusi dengan menyedot air banjir yang merendam,” kata Rosita pada Sabtu, (14/12/24).
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara menyatakan bahwa berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 1.963 jiwa terdampak banjir rob tersebut.
“Tiga RW tersebut meliputi RW 3, RW 4, RW 5. Kondisi air saat ini dengan kedalaman 30 sampai 40 sentimeter,” kata Agun.
RW 3 terdapat 253 KK dengan rincian sebagai berikut:
RT 1: 63 KK (183 jiwa)
RT 2: 64 KK (179 jiwa)
RT 3: 61 KK (168 jiwa)
RT 4: 65 KK (261 jiwa)
RW 4 terdapat 230 KK dengan rincian sebagai berikut:
RT 1: 60 KK (272 jiwa)
RT 2: 55 KK (216 jiwa)
RT 3: 57 KK (226 jiwa)
RT 4: 58 KK (181 jiwa)
RW 5 terdapat 180 KK dengan rincian sebagai berikut:
RT 2: 52 KK (152 jiwa)
RT 3: 48 KK (125 jiwa)
Rosita berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan membantu warga yang menjadi korban serta mencari solusi untuk musibah ini.
“Semoga pemerintah segera membantu para korban dan memberikan solusi dengan menyedot air banjir yang merendam,” tambahnya.
Dengan kondisi saat ini, warga masih bertahan di rumah masing-masing tanpa tempat pengungsian yang memadai. Diharapkan bantuan segera datang untuk mengatasi banjir rob dan memberikan perlindungan serta bantuan kepada masyarakat terdampak. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan