Beritabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggencarkan pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sarimulya. Jika tak aral melintang, TPU Sarimulya rencananya akan diresmikan akhir 2024 ini.  

Rencananya, TPU Sarimulya akan berdiri di atas lahan seluas 22 hektar namun, sampai saat ini baru 11 hektar yang sudah siap dipakai. Sisanya belum diserahkan oleh pihak pengembang. 

Saat ini, Proyek pembangunan akses jalan menuju TPU Sarimulya terus menunjukkan progres yang signifikan. Salah satu komponen utama dari proyek ini, yaitu jembatan penghubung, telah selesai 100 persen. 

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatullah mengatakan, saat ini pihaknya sedang melanjutkan pembangunan jalan menuju TPU Sarimulya. 

“Pembangunan jalan menuju TPU Sarimulya ini mencakup pekerjaan besar seperti turap penahan tanah, jalan beton, dan fasilitas pedestrian untuk memudahkan akses bagi masyarakat,” ungkap Ahmad Fatullah belum lama ini.

 

Ahmad Fatullah menegaskan, meski jalan penghubung belum rampung, target penyelesaian seluruh proyek ini diperkirakan tercapai pada Desember 2024. 

“Jalan menuju Sarimulya memang masih dalam tahap pengerjaan, tapi kami optimis seluruh proyek akan selesai sesuai target pada akhir tahun ini,” tambahnya.  

Proyek ini akan menjadi solusi penting untuk mempermudah akses warga menuju TPU Sarimulya, sekaligus meningkatkan infrastruktur di wilayah tersebut. 

Dengan rampungnya jembatan dan jalan yang segera selesai, Pemkot Tangerang Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan infrastruktur publik yang memadai demi kenyamanan warganya. 

Proyek strategis ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkot Tangsel untuk memberikan layanan infrastruktur yang lebih baik untuk kesejahteraan warganya, termasuk akses ke fasilitas umum seperti TPU. 

Selain TPU Sari Mulya, Pemkot Tangsel juga juga akan membangun TPU di daerah Keranggan, Kecamatan Setu. Lokasinya dekat dengan PDAM dan luasnya sekitar 1,4 hingga 2 hektar. 

Rencananya, pembangunan akan dimulai 2025 meliputi akses, penataan kotak makam dan kantor pengelola. (Adv) 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com