Beritabanten.com – Sebanyak 620 kasus cacar air ditemukan di empat wilayah di Provinsi Banten, dengan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengungkapkan bahwa kasus cacar air terdeteksi di empat wilayah, yakni Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang.
Total kasus virus vericela atau cacar air per tanggal 7 November 2024 tercatat ada sebanyak 620 kasus yang terbagi di empat wilayah Banten.
“Tertinggi ada di Kota Tangsel sebanyak 578 kasus, kedua ada Kota Cilegon dengan 21 kasus, kemudian Kota Tangerang 11 kasus, terakhir adalah Kabupaten Serang sebanyak 10 kasus,” ucapnya, (Kamis 7/11/2024).
Mantan Direktur utama RSUD Kota Tangerang itu menjelaskan bahwa cacar air disebabkan oleh virus varicella zoster yang dapat menular melalui udara dan kontak fisik dengan penderita.
Selain itu, faktor yang mempercepat penyebaran penyakit ini adalah perilaku hidup yang tidak sehat dan lingkungan yang tidak sehat.
“Penyebabnya karena virus varicella zoster, dia bisa menular melalui udara dan kontak fisik dengan penderita, seperti yang terjadi kemarin di sekolah karena siswa saling berkumpul dalam satu kelas dan lebih rentan jika daya tahan tubuh mereka sedang lemah,” tambahnya.
Sebelumnya telah diketahui, sebanyak dua kelas di salah satu sekolah dasar di Kota Cilegon terpaksa harus diliburkan akibat 21 orang siswa terjangkit penyakit cacar air.
Sementara itu, belum lama ini sebanyak 53 siswa di SMP Negeri 8 Kota Tangerang Selatan teridentifikasi mengalami penyakit cacar air. Meningkat dari 22 siswa sebelumnya.
Atas adanya kejadian tersebut, pihak SMPN 8 Tangsel menerapkan pembelajaran jarak jauh dan melakukan sterilisasi ruang kelas dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. [Mg-2]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan