Beritabanten.com – Menko Airlangga mengisi liburan panjang dengan mengunjungi fasilitas industri terintegrasi CNGR di daerah Qinzhou, China Selatan.
Daerah tersebut paling dekat ke arah Asia Tenggara, kurang lebih 90 km dari Kota Nanning di China bagian selatan. Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga langsung diterima oleh Deng Wei Ming, Chairman CNGR.
“Chairman Deng mengungkapkan komitmennya kepada Menko Airlangga, untuk bekerjasama dengan universitas terkemuka di Indonesia dalam pengembangan diversifikasi teknologi industri material untuk energi baru di Indonesia,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (27/5/2024).
CNGR dikatakan merupakan Group Perusahaan besar dari China yang bergerak di industri pengolahan nickel dari hulu sampai hilir, yang memimpin pengembangan dan inovasi di bidang energi material, dan diakui sebagai The World Leader in New Energy Materials.
CNGR melakukan 4 modernisasi industri: diversifikasi teknologi, globalisasi pengembangan, digitalisasi operasional dan membuat ekologisasi industri.
Menko Airlangga mengaku telah mengecek secara langsung berbagai fasilitas industri, yaitu fasilitas teknologi OESBF untuk ketahanan cadangan mineral karena dapat mengambil cakupan nikel dengan grade yang lebih luas.
Kemudian melihat fasilitas Elektrolitik Nikel yang menggunakan teknologi ekstraksi sentrifugasi.
Dia juga melihat teknologi untuk produksi prekursor bahan baku battery lithium yang saat ini CNGR menjadi top global untuk pemasok prekursor bagi rantai industri battery lithium selama 4 tahun berturut, yang digunakan oleh banyak industri terkemuka seperti Tesla, Samsung, LG, SK, Panasonic.
Oleh karena itu, Menko Airlangga mendorong agar CNGR membantu pengembangan R&D material untuk energi baru yang bekerja sama dengan perguruan tinggi, dalam hal ini dengan Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (FT UGM).
“Melalui kerja sama ini akan dipersiapkan pendirian Metal Energy R&D Center atau Pusat Riset dan Pengembangan Material Energi,” urai dia.
Menurutnya, pihak UGM akan mendorong pengembangan Engineering Research Innovation Center di UGM, yang saat ini penelitiannya lebih banyak mengenai recycling, rare earth element, deposit material di Indonesia.
Diharapkannya dengan adanya dukungan CNGR akan lebih fokus ke material untuk energi baru.
Hadir mendampingi Menko Airlangga dalam kunjungan ke China antara lain Dekan FT UGM Prof. Selo, Prof. Tumiran dan Prof. Bayu Himawan. Sebagai tindak lanjutnya, pihak CNGR akan segera mengunjungi UGM dengan dipimpin oleh Shuo Yin, Chief Expert dari General Institute of Research CNGR. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan