Beritabanten.com – Rona muka bahagia terpancar jelas dari Edi Santoso. Warga Ciputat Tangsel ini begitu terharu. Rumah layak huni yang didambakan untuk keluarga tercinta akhirnya bisawujudkan.
Semua itu tidak terlepas dari kepedulian Wali Kota- Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dan jajaran. Edi pun dengan tulus menyampaikan ucapan rasa syukur dan terimakasih atas bantuan yang diterimanya tersebut.
“Kami sebagai warga penerima mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Bapak Wali Kota, pak Benyamin dan seluruh jajaran,” ucap Edi saat menghadiri sosialisasi perbaikan Rumah Umum Tak Layak Huni (RUTLH) di Aula Kecamatan Ciputat, kemarin.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, saya pribadi sendiri pun sangat sulit untuk membangun rumahnya dan dengan bantuan ini sungguh sangat bermanfaat sekali,” ucapnya di hadapan Wali Kota Benyamin Davnie.
Sementara itu, Wali Kota Benyamin Davnie mengatakan bahwa program bedah rumah terus dilanjutkan, karena masyarakat merasakan manfaatnya.
Hal ini juga merupakan komitmen Pemkot Tangsel dalam menghadirkan kehidupan yang layak.
Benyamin menegaskan, perbaikan yang dilakukan sifatnya menyeluruh. Mulai dari pondasi hingga bagian atap rumah warga dibedah sehingga masyarakat bisa dengan nyaman menempati rumahnya.
“Ini yang dibedah bukan sepotong-sepotong, bukan bangunan semi permanen. Ini dibedah semua, dari bawah sampai atap yang bagus,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa persyaratan utama penerima manfaat program bedah rumah yakni soal kepemilikan tanahnya yang milik sendiri.
Di tahun ini ada 510 unit rumah tak layak yang ditempati akan dibedah oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Khusus di Kecamatan Ciputat, ada sebanyak 68 unit rumah yang diperbaiki.
“Tahap pertama ini ada 34 rumah yang diperbaiki, dan ini tahap kedua dilanjutkan kembali jadi ada 68 unit rumah yang diperbaiki,” ucapnya.
“Perbaikan ini sifatnya menyeluruh dari bawah sampai atas. Tetap semuanya kita bangun dengan konstruksi bata atau hebel, pakai atapnya baja ringan, dua kamar, kemudian kamar mandi, ruang keluarga, dapur, listriknya, air juga udah ada. Lantainya keramik,” terangnya.
Program perbaikan rumah umum tak layak huni ini dilakukan secara menyeluruh di 7 kecamatan di Tangerang Selatan. Dengan rincian, Ciputat sebanyak 68 unit, Ciputat Timur 65 unit, Pamulang 65 unit, Pondok Aren 94 unit, Serpong 80 unit, Serpong Utara 70 unit, dan Setu 68 unit. [Red]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan