Masduki Minta Kasus PT IKPT Jadi Pelajaran Pengusaha di Cilegon

  • Whatsapp

CILEGON – Anggota Komisi II DPRD Cilegon, Masduki menyatakan PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT) telah bertahun-tahun di Cilegon. Bila bicara tak mengetahui regulasi itu tak mungkin. Menurutnya, selama ini IKPT berpotensi tak pernah melampirkan kontrak kerja dan melapor hal lain ke Disnaker Cilegon.

Masduki meminta PT IKPT taat regulasi ketenegakerjaan yang ada baik untuk karyawan kontrak atau permanen.

Muat Lebih

“IKPT mengakui bahwa kerja kontrak tak melaporkan. Saya minta disnaker tegas menyikapi ini. Lalu, PT. NSI diminta awasi main count,” Jelas Masduki, usai hearing di Ruang Rapat DPRD Kota Cilegon, Rabu (2/9/2020).

Selain mengawasi, PT. NSI juga harus mengevaluasi bila IKPT sampai diundang ke DPRD Cilegon. Dimana, pasca sidak ada kecelakaan kerja yang tak dilaporkan, baru dilaporkan ke Disnaker Provinsi Banten.

“Ternyata regulasinya harus ditembuskan ke kota, tapi tidak dilakukan. Sehingga Disnaker tak menerima tembusaan itu,” tutur sekertaris Fraksi PAN DPRD Cilegon tersebut.

Ia mengapresiasai, pasca hearing ada itikad baik dari PT IKPT yang mau untuk konsultasi dengan Disnaker Cilegon. Sebab, ia khawatir perusahaan tak menghargai Pemkot Cilegon, karena tak pernah ada tembusaan berapa jumlah tenaga kerja yang dikerjakan dengan status kontrak.

“Dan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan mengatur kontrak kerja waktu tertentu wajib diketahui pemerintah daerah dalam ini disnaker,” ucapnya.

Masduki berharap, kasus PT IKPT menjadi pelajaran bagi pengusaha atau perusahaan lain di Cilegon.

Sementara itu, Deputy Field Manager PT IKPT, Budi Septriyono menyatakan mendapatkan masukan saat hearing dengan Komisi II DPRD dan Disnaker Kota Cilegon.

“Kami sudah janjian dengan Disnaker Cilegon dan akan melakukan pertemuan untuk diskusi dan komunikasi untuk meminta masukan apa yang kami penuhi. Pertemuan ini bisa menjadi pembelajaran buat kami,” ucapnya.

(Man/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *