Bejat! Ayah Tiri Tega Cabuli Anaknya Berkali-kali Berhasil Ditangkap Polres Tangsel

  • Whatsapp

Beritabanten.com – Unit VI PPA Satreskrim Polres Tangsel telah berhasil mengungkap tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah tiri berinisial S (42).

Adapun peristiwa pencabulan terjadi pada Januari 2022 dan dilaporkan ke Polres Tangsel pada 6 Juni 2022 sesuai dengan nomor LP/B/1189/VII/2022/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/PMJ, Tanggal 06 Juni 2022.

Muat Lebih

Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu mengatakan, awal kejadian pencabulan saat korban masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD).

“Pada saat itu tersangka S mencium bibir korban dan menarik lidah korban dengan menggunakan mulutnya. Beberapa hari berikutnya, tersangka S melakukan perbuatannya pada saat korban sedang tidur dengan ibunya,” ujar Sarly dalam keterangannya, Kamis (8/9/2022).

S dengan biadab melakukan hal tak semestinya dilakukan sebagai Ayah. Bahkan, S dengan keji melakukannya perbuatannya itu setiap malam.

“Perbuatan tersebut dilakukan oleh tersangka S hampir setiap malam,” tandasnya.

Terakhir tersangka S melakukan perbuatannya tersebut pada sekitar bulan Januari 2022. Dimana, saat ibu korban sedang tidur di kamar belakang, sedangkan korban tidur di kamar depan.

“Saat itu tersangka S mematikan semua lampu terkecuali lampu dapur. Namun saat itu korban sempat menendang tersangka S dan memakinya, setelah itu tersangka S menghentikan perbuatannya,” papar Sarly.

Lanjut Sarly, pada 2 September 2022, penyidik mendapat informasi dari orang tua korban bahwa pelaku berada di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan, Polda Bali.

“Berdasarkan informasi ciri pelaku, pihak Polsek Denpasar Selatan menyisir dan menelusuri keberadaan tersangka, dan selanjutnya berhasil mengamankan tersangka yang sedang bekerja di salah satu salon di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan,” tuturnya.

Kemudian pada Minggu 4 September 2022, tersangka S dibawa ke Polres Tangerang Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang PERPPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

“Ancaman hukuman penjara paling lama 15 (lima belas) tahun,” tegasnya. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *