Aksi Korban Gusuran Proyek Tol JORR II Diwarnai Isak Tangis Warga

  • Whatsapp

TANGERANG – Aksi korban gusuran warga RT 02/RW 01 Kelurahan Jurumudi Lama, Kecamatan Benda, Kota Tangerang di depan kantor Walikota Tangerang diwarnai isak tangis salah satu massa aksi.

Aksi tersebut merupakan buntut eksekusi paksa 27 bidang lahan yang bakal dijadikan proyek pembangunan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II atau Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Muat Lebih

Salah seorang ibu yang enggan menyebut namanya menangis di tengah-tengah keramaian massa aksi. Ia mendorong pagar seraya menangis dan berteriak histeris.

“Kami mau tinggal dimana pak. Ya Allah kami tidak punya daya dan upaya,” teriaknya sambil terus meneteskan air mata saat aksi di depan kantor Walikota Tangerang, Selasa (1/9/2020).

“Tolong jangan ambil hak kami, buka pak buka. Sampai kapan ini begini pak, astagfirullah hal adzim,” imbuhnya di depan para petugas dan massa aksi lainnya. Melihat perempuan berkerudung hitam tersebut menangis, salah seorang massa aksi lainnya memeluk dan membawanya menepi.

Sementara itu, Kabid Penegakkan Hukum Daerah (Gakkumda) Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli menemui mereka dan meminta perwakilan massa aksi menemui Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman untuk menyampaikan aspirasinya. “Silakan berapa orang perwakilan masuk menemui Sekda Kota Tangerang untuk menyampaikan aspirasi,” ungkapnya pada puluhan massa aksi.

Tawaran Gufron langsung ditimpali teriakan massa aksi yang menginginkan semua massa aksi bisa menemui Walikota Tangerang.

“Kami ingin bertemu Walikota Tangerang agar ada solusi, bertemu walikota ataupun Sekda kami ingin semuanya masuk ke dalam atau mereka yang datang ke sini menemui kami,” ujar para massa aksi. (Tra/Wan/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *