Beritabanten.com — Semangat cinta Al-Qur’an dan kegembiraan anak-anak mewarnai babak final Festival Anak Sholeh se-Jabodetabek 2026, yang diselenggarakan hari ini di Graha Aswaja PCNU Tangsel dalam rangka Semarak Hari Santri Nasional 2026 oleh PCNU Kota Tangerang Selatan.

Festival yang mempertandingkan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), dan Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) ini menjadi ruang pembinaan bakat, keberanian, dan karakter Islami bagi anak-anak usia 6–12 tahun.

Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan, KH. Abdullah Mas’ud, M.Si., menegaskan bahwa festival ini memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi.

“Kita bukan sekadar mencari siapa yang paling hebat hari ini, tetapi sedang menyiapkan generasi yang kelak membawa kebaikan bagi umat dan bangsa. Piala bisa disimpan di lemari, tetapi ilmu, hafalan Al-Qur’an, dan akhlak mulia harus terus hidup dalam diri anak-anak kita,” ungkapnya.

Abdullah juga memberikan penghormatan khusus kepada para orang tua dan guru ngaji yang dengan penuh kesabaran membimbing anak-anak mengenal Al-Qur’an sejak dini.

“Di balik keberanian seorang anak tampil di panggung, ada doa orang tua yang tidak pernah putus dan kesabaran guru yang tidak selalu terlihat. Mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya sedang menyiapkan masa depan peradaban,” tuturnya.

Ia berharap Festival Anak Sholeh tidak berhenti pada pembagian hadiah, tetapi berkembang menjadi gerakan pembinaan generasi Qur’ani yang berkelanjutan, melalui penguatan pendidikan Al-Qur’an, pendampingan bakat, dan pembentukan akhlak.

“Anak-anak yang hari ini kita bimbing dengan cinta, kelak akan membimbing masyarakat dengan ilmu dan akhlak. Karena itu, jangan hanya besarkan anak-anak kita, tetapi besarkan pula masa depan mereka,” pesannya.

Festival ini sekaligus menegaskan komitmen PCNU Tangsel untuk menghadirkan Hari Santri sebagai momentum membangun generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.

“Dari anak sholeh hari ini, kita sedang menanam benih lahirnya ulama, pemimpin, dan pembangun peradaban masa depan,” pungkas Abdullah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com